Kata yang tepat

#hana#momentwow

Ummi nasehati Hana yang susah tidur dan susah bangun pagi

Ummi: jangan tidur malem-malem na..subuh bangun sholat

Hana: malem-malem kan tidur mi…

Ummi: iya ya..kok malah dilarang tidur malam

Padahal maksud ummi jangan tidur kemalaman, jangan begadang. Orang dewasa ngerti maksud ummi. Tapi Hana kan anak-anak ya…UPS!

Kadang terasa banget susahnya ngomong sama anak-anak. Harusnya kita yang dewasa memahami mereka. Bukan memaksa mereka memahami kita. Mereka punya sudut pandang yang berbeda yang kadang tak terjangkau nalar kita.

Ada lagi kisah Hana masih tentang kata

Ummi nyanyi soundtrack si Unyil

Ummi : lagu ini lagu yang sederhana

Tiba-tiba Hana nyahut

Hana : lagu yang seder-umi

Ummi bingung ???!! Berpikir perlahan, maksudnya…

Owh… Masya Allah!

Seder-hana

Dia kira ummi lagi godain.. padahal serius ngikut nyanyi yang di tv. Sedangkan dia belum paham arti kata seder-hana yang selanjutnya berkembang jadi seder-hana,seder-ummi, seder-ayah, seder-nenek,seder-datuk dan seder-seder lainnya. Wow banget kan….

Semoga Hana selalu disayang Allah, Hani juga ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜

Advertisements

PARA PENCEKIK

#arafatchannel

Bicara tentang novel memang tidak ada habisnya. Entah bagaimana seorang novelis sanggup berfantasi begitu kreatif hingga menghasilkan jalan cerita yang indah.

Misalnya novel The Yearling, berkisah tentang seorang anak yang berteman dengan seekor rusa. Sesederhana itu! Tetapi jangan salah, novel ini berhasil mendapat Pulitzer Price, yang merupakan Piala Oscar-nya dunia sastra pada tahun 1939. Bahkan pada 1946 diangkat menjadi film.

Selain plot yang menarik, kisah hidup sang novelis juga mengandung inspirasi. Dialah Marjorie Kinnan Rowling, mahasiswi berbakat yang semasa kuliah bergabung dengan komunitas penulis Tetha.

Para anggota komunitas ini saling membaca karya masing-masing, lalu memberi masukan dengan halus sebagai dorongan bagi anggotanya.

Sesungguhnya di kampus tersebut ada juga klub menulis lain yang menamakan diri Stranglers (para pencekik). Mereka juga saling membaca karya satu sama lain, tetapi mereka akan memberi kritik yang tajam. Mereka percaya, bahwa kritik kejam akan lebih berguna untuk perbaikan.

Rupanya Rowling telah menentukan pilihan tepat. Karena 20 tahun kemudian para peneliti melakukan penelusuran pada dua komunitas tersebut.

Hasilnya ternyata tidak ada satupun penulis yang menonjol dari kelompok Stranglers. Sebaliknya kelompok Tetha melahirkan banyak penulis ternama, dan Rowling adalah salah satunya.

Apa yang dapat kita simpulkan? Yaitu kesuksesan seseorang itu muncul dari lingkungan yang saling mendukung, bukan hanya sekedar mengoreksi dan menyalahkan. Seperti perkataan Goethe,

Correction does much, but encouragement does more.

(Kritik memang bisa membantu, tetapi dukungan jauh lebih membantu lagi)

Demikian itu pula Allah mendidik Nabi Musa dan Nabi Harun agar mendahulukan kalimat yang halus, seperti disebut dalam surat Thaha ayat 44,

ููŽู‚ููˆู„ุง ู„ูŽู‡ู ู‚ูŽูˆู’ู„ุง ู„ูŽูŠูู‘ู†ู‹ุง ู„ูŽุนูŽู„ูŽู‘ู‡ู ูŠูŽุชูŽุฐูŽูƒูŽู‘ุฑู ุฃูŽูˆู’ ูŠูŽุฎู’ุดูŽู‰

โ€œMaka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.”

Jadi seandainya di tengah keluarga kita masih terdengar kata-kata ketus dan saling kritik, berhijrahlah segera. Ubah dengan saling memberi dukungan yang positif. Jangan sampai rumah tangga kita hanya menjadi sarang para pencekik.

Begitu pula jika lingkungan kita hanya berisi orang-orang yang pandai mengoreksi, berhijrahlah segera. Carilah teman yang pandai memberi dorongan, serta bacalah buku-buku yang positif.

Salam Hijrah.
โฐ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

Krayon Patah

#brokenheart

It’s a broken heart story (ciahh..biar gaya)

Kisah patah hati karena dari pagi full job. Ngos-ngosan ๐Ÿคง

Capek hati juga fisik. Emosional. Ngomong yang Ndak perlu dan akhirnya bikin nyesel๐Ÿ˜ท

Tapi ya sudah terjadi. Nyesel pun tiada guna. Lebih baik ganti mindset. Be positif. Krayon yang patah pun masih bisa memberi warna (tau quote ini dari channel ustadz Arafat). Hati yang patah masih bisa kita warnai biar cerah. Kalo kita mau…

Kejadian broken heart beberapa hari yang lalu. Rencananya mau lanjut nulis, tapi lupa..feel-nya sudah hilang. Cukup sekian kalau begitu. Case closed.

Serius

#me#kontemplasi

Lupa password (lagi?!)

I wonder why?

Berkali-kali lupa. Apa doyan lupa?

Banyak alasan untuk lupa. Salah satunya mungkin karena kita tidak serius memberi perhatian. Kita menganggapnya kurang penting, kurang berharga atau kurang bermanfaat. Sehingga kita tidak benar-benar memberi perhatian.

Lupa rakaat sholat juga sering saya alami. Benar-benar lupa. Kehilangan memori beberapa detik yang lewat. Tidak ingat berapa rakaat yang telah saya tunaikan. Itu pasti karena saya tidak serius (khusyu’) shalat. Sholat tapi berpikir hal lain. Bibir membaca bacaan sholat tapi otak berpikir hal lain. Hati kosong. Hanya sebatas ritual penggugur kewajiban.

Meski banyak hal lain yang juga sering saya lupakan. Melupakan rakaat sholat yang paling fatal. Malu pada Allah. Betapa tidak seriusnya saya terhadap panggilan Allah. Astagfirullah…